Bontang satu-satunya di Kaltim yang masuk Nominasi Penghargaan Nasional Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2017

       Bontang menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur yang masuk nominasi penghargaan Kota Sehat Tingkat Pusat (Nasional) Tahun 2017. Kepastian tersebut didapat melalui surat Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3821/SJ tanggal 24 Agustus 2017 perihal Kunjungan Lapangan Tim Verifikasi Kabupaten/ Kota Sehat (KKS) Tingkat Pusat Tahun 2017.

         Sebagai tindaklanjutnya, Tim verifikasi Pusat (Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan RI) akan melaksanakan penilaian langsung di lapangan sejak hari Rabu ini selama 2 hari kedepan, guna memastikan bahwa capaian tatanan Kota Sehat di Bontang benar-benar telah sesuai dengan kaidah penyelenggaraan Kabupaten/ Kota Sehat, baik secara proses maupun manfaat bagi seluruh masyarakat.

Pencapaian Penghargaan Kota Sehat sebelumnya juga telah diraih Kota Bontang selama lima kali berturut-turut, yakni SWASTISABA WIWERDA (Tahun 2007 dan 2009), serta SWASTISABA WISTARA (tahun 2011, 2013 dan 2015).

“Ini adalah sebuah hasil karya bersama antara pemerintah, masyarakat, perusahaan dan seluruh stakeholders untuk bekerja ikhlas, bekerja keras dan bekerja tuntas, dengan diilhami semboyan BONTANG JAGO (Juara, aktif, Global dan Optimis) yang bersandar pada SDGs (Sustainable Development Goals) bahwa kita harus bisa mewujudkan Bontang sebagai Kota yang layak huni, sehat, aman dan nyaman, secara berkelanjutan,” demikian ungkap Wali Kota Bontang, dr. Hj. Neni Moerniaeni, Sp.OG disela-sela kunjungan ke Sekretariat Forkohat Kota Bontang.

Untuk memberi bukti nyata, selaras dengan hal tersebut Pemerintah Kota Bontang melalui Perangkat Daerah terkait, juga telah melakukan berbagai inovasi dalam bentuk Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Inovasi Pelayanan Publik dan Inovasi daerah lainnya sesuai bidang urusan yang menjadi kewenangan daerah.

Wali Kota Bontang juga menyampaikan bahwa dengan Visi dan Misi yang dilaksanakan selama ini, yaitu menjadikan Kota Bontang sebagai Smart City, Green City dan Creative City sangat sejalan dengan pencapaian 8 Tatanan Kota Sehat, yang diselaraskan dengan berbagai aksi nyata, yaitu pada :

Tatanan Permukiman Sarana dan Prasarana Sehat, diantaranya dengan Alat Pemantauan Kualitas Udara (Indeks Standar Pencemar Udara/ISPU), peningkatan kualitas dan kuantitas layanan air bersih, pembersihan sampah baik di darat maupun di perairan, pengelolaan sampah 3R, IPAL Komunal, sekolah sehat, pembangunan pasar sehat, dll.

Tatanan Tertib Lalu Lintas dan Transportasi Sehat, diantaranya pelayanan lalu lintas angkutan jalan, pelabuhan sehat, dll.

Tatanan Pariwisata Sehat, melalui pengembangan potensi obyek wisata.

Tatanan Kawasan Industri dan Perkotaan Sehat, melalui menciptakan kawasan perkantoran sehat, penerapan K3 bagi pekerja, dll.

Tatanan Kawasan Hutan Sehat, melalui pengembangan kawasan konservasi hutan mangrove daerah dan hasil olahannya, hutan kota, dll.

Tatanan Ketahanan Pangan dan Gizi, melalui pengembangan budidaya tanaman pangan, perkebunan dan program pemantauan gizi dan kesehatan masyarakat.

Tatanan Kehidupan Masyarakat Sehat dan Mandiri, melalui aktifitas olah raga rutin, car free day, aktifitas bersih-bersih lingkungan, peningkatan peran posyandu, dll.

Tatanan Kehidupan Sosial yang sehat, melalui program KUBE (Kelompok Usaha Bersama), rumah singgah, rumah sehat, dll.

Hamzah, SE selaku Ketua Forum Kota Sehat Kota Bontang menambahkan bahwa melalui terbentuknya Forum Kota Sehat Kota Bontang tahun 2006, dukungan dan komitmen kuat tersebut terus berkembang, yang dirangkai dengan pembentukan FORKOM (Forum Komunikasi) Kelurahan Sehat di seluruh Kecamatan dan POKJA (Kelompok Kerja) Sehat di seluruh Kelurahan se-Kota Bontang. Hal ini berlanjut dengan ditertibkannya Perda No. 6 Tahun 2010 tentang Sistem Kesehatan Daerah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bontang pada penyelenggaraan kesehatan. Juga melalui Perda No. 5 Tahun 2012 tentang Kawasan tanpa Asap Rokok, yang bahkan saat ini iklan rokok pun sudah di larang. Dan terkini juga telah di susun Raperda Penyelenggaraan Kota Sehat yang telah hampir rampung untuk penertiban Perda nya.

Semoga tatanan kota sehat yang telah dicapai ini mendapatkan ridho dan rahmat Allah SWT, Tuhan YME sehingga dapat terus tertanam kesadaran dan tekad untuk memberikan kontribusi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

 

 

 

(Sumber : bontangpost)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *